Senin 07 November 2022 himpunan mahasiswa program studi ilmu hadis (hmps) kembali mengadakan kegiatan. kegiatan itu adalah seminar nasional yang acaranya merupakan suatu proker hmps Ilha dengan tema seminarnya adalah “responsif hadis terhadap gaya hidup generasi 5.0” sukses di gelar. hadis dalam kegiatan tersebut mahasiswa prodi ilmu hadits dan prodi lain dengan jumlah peserta 120 orang ini merupakan ekspektasi awal yang sangat luar biasa beserta sangat banyak.
yang hadir dalam kegiatan di atas adalah ketua program studi (kaprodi) ilmu hadis, Almunadi S. Ag, MA beserta sekretaris program studi (sekprodi) ilmu hadis Adriansyah, Nz MA, juga dihadiri oleh staf program studi ilmu hadits dan para dosen prodi dan hadis. selain itu acara dimulai pukul 09.00 wib itu juga dihadiri oleh wakil dekan II fakultas Ushuluddin dan pemikiran Islam, John Supriyanto MA. diawali dengan prosesi pembukaan kemudian berlanjut dengan pembacaan ayat suci Alquran dan menyanyikan lagu Indonesia raya dan mars UIN Raden patah semuanya berjalan secara khidmat.
acara ini diadakan untuk mempersiapkan mahasiswa secara umum dan mahasiswa ilmu Hadis pada khususnya dalam menghadapi perubahan era 5.0 hal ini disampaikan oleh Oktavian selaku sekretaris jenderal hmps ilmu hadis, lebih lanjut Jon Supriyanto ma dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa generasi di era 5.0 ini harus kita siapkan, termasuk dalam hal keilmuan jika hadis tidak dalam menghadapi hal tersebut konsekuensinya adalah hadis akan hilang AlMunadi S. Ag, MA juga memberikan apresiasi yang besar kepada teman-teman hmps ilmu Hadis “semoga sukses terus kedepannya untuk hmps ilmu hadits”
seminar tersebut diisi oleh dua orang pemateri yang berkompeten dalam bidang hadis yaitu Dr Salamah Noorhidayati, M. Ag seorang dosen ilmu hadits UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dan ketua devisi riset dan pengembangan keilmuan ASILHA dan Sulaiman M Nur, MA dosen fakultas Ushuluddin dan pemikiran Islam. materi pertama disampaikan oleh Dr Noorhidayati M.Ag cara sederhana beliau menyampaikan bahwa bagaimana keadaan hadis-hadis yang ada pada saat ini dilanjutkan dengan Sulaiman M Nur ma begitu disapa beliau menyampaikan bagaimana hadits daerah saat ini dan bagaimana cara mentahrij hadis. acara ini ditutup dengan sesi foto bersama antara peserta seminar dengan materi namun sebelum itu diadakan sesi tanya jawab oleh moderator Merry dan ada dua penanya yang mengajukan kepada kedua materi.