Asyiknya Pemuda Sehat Di Bulan Ramadahan Bersama Sarmilah Mahasiswa Prodi Ilmu Hadis Di RRI Pro 1 Palembang

Rabu 29 maret 2023, salah satu mahasiswa program studi Ilmu Hadis tampil di program cawisan jelang buka puasa secara live di RRI pro 1 Palembang, dimulai pada pukul 17.00 sampai dengan 17.30. Pada bincang cawisan mengangkat tema tentang “pemuda dan bulan Ramadhan” penyampaian materi ini disampaikan oleh Sarmilah selaku mahasiswa program studi ilmu hadis, fakultas Ushuluddin dan pemikiran Islam, dan acara ini dipandu oleh presenter RRI yaitu Abbas atau yang sering di sapa dengan Abbas, berbicara tentang Bulan ramadan, rasanya kurang semarak tanpa adanya peran dan kegiatan dari pemuda.merujuk pada generasi muda atau orang yang berusia muda. Istilah ini umumnya digunakan untuk menggambarkan orang-orang yang berusia antara remaja dan awal tiga puluhan, meskipun definisi pemuda dapat berbeda-beda tergantung pada konteksnya. Bulan Ramadhan dianggap sebagai bulan suci dalam agama Islam, di mana umat Muslim diwajibkan untuk berpuasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari selama satu bulan penuh. Selama bulan Ramadhan, umat Muslim juga dianjurkan untuk melakukan ibadah-ibadah yang lebih intensif, seperti membaca Al-Quran dan memberikan sedekah kepada orang yang membutuhkan. Bulan Ramadhan juga dianggap sebagai bulan yang penuh berkah dan rahmat, di mana pahala amal kebaikan dikalikan dan kebiasaan buruk lebih mudah ditinggalkan.

Sarmilah menyampaikan “Hadirnya pemuda di tengah tengah kita, tentunya bisa membantu berbagai macam kegiatan positif dibulan suci ramadhan ini seperti, peran remaja masjid, remaja-remaja masjid sangat berperan penting dalam menghidupkan suasana masjid mulai dari adzan, tadrusan, tausiya maupun membersihkan masjid. Tentunya tidak hanya para pemuda atau remaja masjid yang menghidupkan masjid tapi juga para pemuda lain pada umumnya, apalagi zaman sekarang sudah banyak komunitas para pemuda, baik organisasi-organisasi kampus maupun non kampus sudah selayaknya untuk berperan penting di bulan suci Ramadhan ini, Jika anak muda sekarang gemar main media sosial di gawainya, maka gunakan media sosial itu untuk berdakwah, seperti menyebarkan konten islami, ceramah ustadz, dan lain-lain yang bermanfaat. Karena setiap kebaikan yang kita berikan ke orang lain, tentu tidak akan menjadi hal yang cuma-cuma, siapapun yang beramal kebaikan sekecil apapun dia akan lihat hasilnya, dan amal keburukan sekecil apapun dia akan lihat. Jadi kebaikan yang kita lakukan dan tanam dia akan tumbuh, dan tumbuhan itu akan berbuah, yang kita tanam kebaikan, maka kita akan mendapat kebaikan, buruk yang kita tanam, maka keburukan yang kita dapat.
Para pemuda harus mampu menjadi perhatian khusus bagi Masyarakat pada khususnya, pemuda harus memainkan peran yang besar dalam menyambut dan mengisi bulan yang mulia ini. Pemuda tentunya menjadi pondasi untuk mengisi kehidupan masa depan. Sebagai mana dalam hadis yang sedikit panjang sahih Bukhari yang menceritakan 7 golongan yang akan di naungi Allah di hari kiamat nanti salah satunya dalam hadis ini, yaitu pemuda yang tumbuh dewasa dalam beribadah kepada Allah akan dinaungi dihari kiamat nanti.” Dengan kegiatan² positif ini bukan hanya menambahkan pahala juga bisa menumbuhkan rasa percaya diri dan juga tentunya bisa menjalin silaturahmi dengan masyarakat.

Selain menjalankan ibadah, pemuda juga perlu menjaga akhlak dan moral mereka. Hal ini dapat dilakukan dengan menghindari perbuatan yang tidak baik, seperti gosip dan bergunjing, serta berusaha untuk selalu memperbaiki diri, emuda perlu menjauhi hal-hal yang dapat memecah belah umat Islam. Hal ini termasuk menghindari diskusi yang kontroversial atau terlibat dalam perdebatan yang tidak sehat, Pemuda perlu menjaga kesehatan dan stamina mereka selama berpuasa. Hal ini dapat dilakukan dengan memperhatikan asupan makanan saat berbuka dan sahur, serta menghindari aktivitas yang terlalu berat saat siang hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *