DAHSYATNYA ANTUSIAS MAHASISWA DAN DOSEN PRODI ILMU HADIS DALAM MENGIKUTI PELATIHAN KARYA ILMIAH

Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam – Program Studi Ilmu Hadis. Melaksanakan kegiatan penulisan karya ilmiah bagi mahasiswa Ilmu Hadis khususnya semester 7 ke atas. Kegiatan ini juga dilakukan oleh Program Studi lainnya yang ada di Fakultas Ushuluddin, seperti Prorgam Studi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir, Program Studi Studi Agama-Agama, Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi, Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam, dan Program Studi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir S2.

    Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fushpi yaitu Prof. Dr. Ris’an Rusli, MA. Dihadiri oleh seluruh Kaprodi Sekprodi, dan seluruh Dosen yang menjadi narasumber dibidang-bidang tertentu. Pembukaan kegiatan ini dilaksanakan di ruang Munaqosyah Fushpi, setelah itu dilanjutkan di ruang kelas masing-masing Prodi. 

    (Sabtu, 22/10/2022) Pelaksanaan penulisan karya ilmiah Prodi Ilmu Hadis dilaksanakan di kelas IR 02, selaku pemateri pada kesempatan ini ialah Kaprodi Ilmu Hadis (Almunadi, MA), Sekprodi Ilmu Hadis (Adriansyah.NZ, MA), dan Staff Dosen Ilmu Hadis (Muhamad Taqrib, M.Pd.I). Kegiatan ini diikuti lebih kurang 30 mahasiswa Ilmu Hadis semester akhir.

    Almunadi, MA memaparkan dalam kata pengantarnya sebelum memulai kegiatan penulisan ini. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini murni diadakan oleh Prodi Ilmu Hadis saja, karena mengingat banyaknya kesalahan yang dilakukan mahasiswa pada saat menyelesaikan semester akhirnya. Oleh karena itu, Prodi lain yang ada di Fakultas Ushuluddin juga berinisiatif melaksanakan kegiatan yang serupa. Dalam menulis sebuah proposal penelitian sebelum di seminarkan, harus betul-betul tertata dengan baik penulisannya. Data primernya dari mana, data sekundernya apa saja, setiap bab harus memenuhi point-point yang ada. 

    Selanjutnya, Adriansyah.NZ, MA memberikan materi terkait sistematika penulisan terkait proposal penelitian. Di dalam materinya, ia menyatakan bahwa penelitian yang baik harus memiliki metode penelitian yang baik pula. Karena metode penelitian itu seperti pisau yang akan membuat penelitian ini menjadi seperti apa, apakah terpotong dengan baik atau tidak. Metode penelitian itu ialah tata cara dalam melakukan sebuah penelitian. Ia juga menjelaskan bahwa ada empat pertanyaan yang pasti ditanyakan oleh penguji terhadap penelitian Anda. Pertama, Apa masalah penelitian Anda? Kedua, Kenapa Anda tertarik untuk menelitinya? Ketiga, Apa rumusan masalahnya? Keempat, Metode dan Teori apa yang Anda gunakan.

    Dari keempat pertanyaan di atas, ia menjelaskan bahwa peneliti dalam hal ini mahasiswa harus mempersiapkan jawaban dari pertanyaan tersebut. Yang pastinya sesuai dengan tema penelitian yang diteliti oleh mahasiswa tersebut. Ia juga menjelaskan terkait penyusunan latar belakang, ada beberapa cara yang perlu diperhatikan dalam penyusunan latar bekalang, yaitu: mencari data, membuat kerangka latar belakang, membuat skema dari umum ke khusus atau sebaliknya, menjelaskan fenomena yang terjadi, memparaphrase setiap paragraf, menonjolkan fenomenanya, dan menambahkan penelitian terdahulu. 

    Muhamad Taqrib, M.Pd.I juga memberikan penambahan materi terkait sistematika pengecekan turnitin bagi mahasiswa. Ia menjelaskan alur pengecekan turnitin mulai dari membuaat artikel dari skripsi mahasiswa, sampai ke tahap pengecekan turnitin yang mensyaratkan setiap mahasiswa harus maksimal 25% hasil dari turnitinnya.

    Kemudian, sesi tanya jawab. Mahasiswa menanyakan materi yang telah dipaparkan dari pemateri untuk diulas kembali sehingga hasil diskusi yang terjadi membuka pikiran mahasiswa untuk menulis skripsi atau menulis proposal penelitian secara baik dan benar. Dan dilanjutkan sesi foto bersama. Prodi Ilmu Hadis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *